
MEUREUDU, PIDIE JAYA — Pengajian Barisan Muda Ummat (BMU) Kabupaten Pidie Jaya kembali menggelar Pengajian Umum Bulanan pada Senin malam Selasa, 28 September 2026, bakda Isya di Dayah Malem Dagang, Gampong Jurong Teupin Pukat, Kecamatan Meureudu. Acara ini menjadi momentum spiritual sekaligus ajang silaturahmi bagi seluruh jamaah dan pengurus BMU di wilayah tersebut.

Pimpinan Dayah Malem Dagang, Tgk. Nusuki, mengajak seluruh jamaah yang telah mengikuti pengajian bulan lalu untuk kembali hadir dan mengajak rekan-rekan lainnya. Menurutnya, kehadiran jamaah yang ramai akan menambah keberkahan majelis ilmu yang akan dibimbing langsung oleh ulama kharismatik, Tgk. H. Muhammad Yusuf (Abiya Jeunieb), yang juga menjabat sebagai Ketua Umum BMU Pusat.
“Kami mengajak seluruh jamaah, terutama para pengurus BMU Pidie Jaya dan warga sekitar, baik laki-laki maupun perempuan, untuk hadir malam nanti. Semoga majelis ini penuh berkah dan jamaah,” ujar Tgk. Nusuki kepada Cek Mad dari media ini.
Dalam pengajian kali ini, Abiya Jeunieb dijadwalkan akan membuka Kitab Lapan, sebuah kitab kuning klasik yang menjadi materi utama. Tgk. Nusuki menambahkan bahwa Abiya Jeunieb telah berjanji akan membahas kitab tersebut secara mendalam sebagai bagian dari tradisi kajian ilmu di dayah.

“Kita berdoa semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan agar dapat mengikuti pengajian hingga selesai,” harap Tgk. Nusuki.
Sebagaimana diketahui, Abiya Jeunieb merupakan sosok yang melanjutkan perjuangan pendiri BMU, almarhum Tu Sop, yang menjadi inspirasi bagi gerakan dakwah saat ini. Kepemimpinannya di BMU Pusat diharapkan terus membawa organisasi ini semakin berkontribusi bagi umat.
Santunan Anak Yatim Piatu
Selain pengajian, rangkaian acara malam nanti juga akan diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu dari Gampong Mns Jurong Teupin Pukat. Santunan ini merupakan yang perdana dan dikhususkan untuk gampong setempat. Dana santunan berasal dari hamba-hamba Allah yang dikumpulkan oleh Abangda Yatim-Piatu, Tgk. Taufiq.
“Alhamdulillah, ini bentuk kepedulian BMU terhadap sesama. Semoga menjadi keberkahan bagi anak-anak yatim dan para donatur,” ungkap Tgk. Nusuki.
Musyawarah Internal BMU/WTU Pidie Jaya
Usai pengajian dan santunan, para pengurus BMU/WTU Kabupaten Pidie Jaya akan menggelar musyawarah internal. Dalam forum tersebut, mereka akan membahas berbagai langkah strategis dan program ke depan demi kemajuan organisasi, memastikan BMU/WTU terus berkontribusi bagi kemashlahatan umat dan masyarakat luas.
“Momentum ini juga menjadi ajang evaluasi dan perencanaan program. Kita ingin memastikan BMU/WTU Pidie Jaya semakin solid dan bermanfaat,” pungkas Tgk. Nusuki.
Pengajian umum bulanan ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana menimba ilmu agama, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarjamaah dan pengurus BMU di Kabupaten Pidie Jaya. Masyarakat sekitar pun diundang untuk hadir dan merasakan langsung keberkahan majelis ilmu bersama ulama kharismatik, Abiya Jeunieb.
Pewarta: CM Cek Mad

Tidak ada komentar