x

Bawa Doa Kesembuhan, PD IWO Pidie Jaya Jenguk Ketua PW IWO Aceh

waktu baca 3 menit
Minggu, 6 Sep 2026 06:47 27 Muhammad Pijay

BANDA ACEH — Sikatkasus.com | Di balik dinginnya ruang perawatan dan aroma antiseptik yang khas di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA), sebuah kehangatan kekeluargaan justru terasa menyelinap di sela-sela kesibukan pagi itu. Kamis (6/8/2026), seorang utusan dari ujung timur Aceh hadir, bukan dengan pamrih organisasi, melainkan dengan membawa bekal yang jauh lebih berharga: untaian doa dan solidaritas tulus untuk sang pemimpin.

Arju Na Fahleli, yang datang mewakili Ketua PD IWO Pidie Jaya, Hery Leb, tampak duduk di sisi tempat tidur Ketua PW IWO Aceh, Chairan Manggeng. Di tengah hiruk-pikuk rumah sakit yang tetap berdenyut, Arju menyempatkan diri untuk menyapa, mendengarkan, dan menyampaikan pesan-pesan penuh haru dari seluruh jajaran wartawan online di kabupaten paling timur Aceh tersebut.

Bukan Sekadar Kunjungan, tapi Wujud Rasa Satu Jiwa

Kunjungan ini bukan sekadar formalitas basa-basi. Bagi keluarga besar Ikatan Wartawan Online (IWO), momen seperti ini adalah cerminan dari filosofi organisasi yang menjunjung tinggi nilai kekeluargaan. Arju datang membawa lebih dari sekadar salam; ia membawa denyut nadi dari puluhan wartawan Pidie Jaya yang terus menanti kabar baik dari sang Ketua.

“Pak Hery Leb meminta saya untuk menyampaikan bahwa seluruh keluarga besar PD IWO Pidie Jaya terus bersimpuh memohon kepada Allah SWT. Kami berdoa siang dan malam agar Pak Chairan segera diangkat penyakitnya,” ujar Arju saat ditemui usai menjenguk, dengan nada suara yang sarat emosi.

Lebih lanjut, Arju menyampaikan pesan khusus dari Hery Leb yang menekankan bahwa kondisi kesehatan seorang pemimpin adalah tanggung jawab moral bersama. “Di IWO, kita bukan sekadar kolega kerja. Kita adalah saudara. Ketika satu sakit, yang lain ikut merasakan. Ketika satu terbaring lemah, yang lain harus mengangkat dan menguatkan,” tutur Arju menirukan amanat Hery Leb.

Obat Terbaik di Tengah Lelahnya Dunia Jurnalistik

Kehadiran Arju di RSUDZA juga menjadi pengingat akan kerasnya dunia jurnalistik yang kerap menguras fisik dan pikiran. Tekanan deadline, mobilitas tinggi, dan tuntutan untuk terus berada di garis depan kerap menjadi ‘musuh diam-diam’ bagi kesehatan para pewarta. Momen ini menjadi refleksi bersama bahwa di balik ketangguhan seorang wartawan dalam menyuguhkan berita, terdapat kerentanan yang membutuhkan dukungan kolektif.

Dengan kesadaran itu, Hery Leb melalui Arju menitipkan pesan khusus agar Chairan Manggeng tidak merasa sendiri dalam menjalani masa pemulihan. “Kami yakin bahwa selain obat dari dokter, kekuatan doa dan dukungan moril dari rekan-rekan adalah energi positif yang mampu mempercepat kesembuhan. Itulah mengapa kami hadir,” tambah Arju.

Silaturahmi yang Menguatkan Pilar Organisasi

Kunjungan ini juga menjadi bukti eratnya hubungan vertikal antara PD IWO Pidie Jaya dan PW IWO Aceh. Tidak ada sekat geografis maupun hierarkis ketika rasa persaudaraan sudah terbangun. Arju menyebutkan bahwa momen menjenguk rekan yang sakit adalah bagian dari menjaga silaturahmi yang selama ini menjadi fondasi kokoh IWO di Aceh.

“Kami ingin memastikan bahwa Pak Chairan tahu, beliau memiliki keluarga besar yang siap mendukung. Semangat saling menjaga ini harus terus kita pupuk, karena hanya dengan kebersamaanlah kita bisa kuat,” tegas Arju.

Harapan di Ujung Doa

Mengakhiri kunjungan yang berlangsung penuh kehangatan itu, Arju Na Fahleli kembali menitipkan harapan besar dari seluruh jajaran PD IWO Pidie Jaya. Bukan hanya harapan untuk cepat pulih, tetapi juga harapan agar Chairan Manggeng kembali dengan semangat baru yang lebih membara.

“Pak Hery Leb dan seluruh anggota PD IWO Pidie Jaya menantikan kepulangan Pak Chairan dalam keadaan sehat walafiat. Kami percaya ini bukan akhir, melainkan jeda untuk memulai lembaran baru yang lebih baik. Semoga Allah SWT mengangkat segala penyakitnya, memberikan kesembuhan yang sempurna, dan segera mengembalikan beliau ke tengah-tengah kami dengan senyum dan vitalitas yang baru. Salam sehat, salam jurnalistik, dan salam kekeluargaan IWO!” tutup Arju dengan penuh khidmat.

Pewarta: CM Cek Mad

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x