x

Pemprov Aceh Salurkan Bufferstock Bencana Rp5,38 Miliar, Tiga Kabupaten Terima Bantuan

waktu baca 3 menit
Selasa, 1 Sep 2026 07:25 6 Muhammad Pijay

BANDA ACEH – Sikatkasus.com |  Dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, Pemerintah Aceh mulai mendistribusikan bantuan bufferstock penanggulangan bencana tahun 2026 ke berbagai kabupaten/kota di provinsi ini. Langkah strategis tersebut diwujudkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis untuk tiga kabupaten, yakni Aceh Jaya, Aceh Barat, dan Nagan Raya, pada Selasa (1/9/2026) di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh.

Penyerahan bantuan yang berlangsung khidmat itu dilepas langsung oleh Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, yang akrab disapa Dek Fadh. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Dr. A. Murtala, M.Si.; Kepala Dinas Sosial Aceh, Budi Afrizal, S.KM., M.KM.; Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Keistimewaan Aceh, Dr. Husnan, ST, MP; serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat, S.STP, M.Si.

Setiap kabupaten menerima satu truk bantuan yang berisi beragam kebutuhan dasar untuk penanggulangan bencana. Paket bantuan tersebut meliputi tenda serbaguna, bahan pangan, sandang, kid ware (perlengkapan anak), family kits (perlengkapan keluarga), bahan bangunan rumah (BBR), serta perlengkapan dapur. Seluruh barang tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat ketika bencana melanda, terutama pada masa tanggap darurat yang kerap kali akses terhadap logistik menjadi terhambat.

Nilai bantuan yang disalurkan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah. Kabupaten Aceh Jaya menerima bantuan senilai Rp1.575.842.738; Aceh Barat sebesar Rp1.917.316.966; dan Nagan Raya Rp1.886.331.683. Dengan demikian, total nilai bantuan yang disalurkan secara simbolis kepada tiga kabupaten tersebut mencapai sekitar Rp5,38 miliar.

Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, menegaskan bahwa penyaluran bufferstock ini tidak terbatas pada tiga kabupaten yang menerima secara simbolis pada hari ini. “Bantuan ini disiapkan untuk seluruh kabupaten/kota di Aceh sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat kesiapan logistik apabila terjadi bencana,” ujarnya.

Dek Fadh menilai keberadaan bufferstock sangat krusial agar kebutuhan dasar masyarakat dapat segera terpenuhi ketika bencana terjadi. “Pada masa tanggap darurat, akses terhadap pangan, sandang, tempat tinggal sementara, dan perlengkapan rumah tangga menjadi kebutuhan yang sangat mendesak. Dengan adanya bufferstock ini, kami berharap respons terhadap bencana bisa lebih cepat dan terarah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wagub Aceh itu menyatakan bahwa langkah tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Aceh untuk tidak hanya berfokus pada penanganan pascabencana, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan daerah melalui ketersediaan logistik yang dapat segera dimobilisasi ke wilayah terdampak. “Kami ingin masyarakat merasa lebih aman dan terlindungi, karena pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah antisipatif sejak dini,” pungkas Dek Fadh.

Dengan adanya penyaluran bufferstock ini, diharapkan kabupaten/kota di Aceh dapat lebih sigap dalam menghadapi potensi bencana, baik itu banjir, gempa bumi, maupun bencana alam lainnya yang kerap melanda wilayah Serambi Mekkah ini.

Pewarta: CM Cek Mad

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x