x

Dorong SDM Profesional, 28 Wartawan Aceh Ikuti UKW

waktu baca 3 menit
Kamis, 27 Agu 2026 06:43 16 Muhammad Pijay

BANDA ACEH —Sikatkasus.com |  Sebanyak 28 wartawan dari berbagai media di Provinsi Aceh mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar di Hotel Diana, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Kamis (27/8/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini merupakan wujud kolaborasi strategis antara Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh dan Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) Pikiran Rakyat, sebagai upaya serius untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di dunia jurnalistik tanah rencong.

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari kalangan wartawan junior, tetapi juga senior, yang terbagi dalam tiga tingkatan kompetensi, yakni Muda, Madya, dan Utama. Mereka mengikuti rangkaian ujian tertulis, wawancara, serta praktik penulisan dan penggalian berita yang dirancang untuk mengukur pemahaman mendalam mengenai kode etik jurnalistik, kemampuan analisis, serta penguasaan teknis produksi berita di tengah arus digitalisasi.

Kompetensi adalah Kunci Kredibilitas

Dalam sambutannya, Ketua SPS Aceh, Muktaruddin Usman, menekankan bahwa sertifikasi kompetensi ini bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjaga marwah profesi wartawan.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa melaksanakan UKW berkat sinergi yang baik antara SPS Aceh dan LUKW Pikiran Rakyat. Saya berharap seluruh peserta dapat menyelesaikan ujian dengan baik dan dinyatakan lulus. Karena dengan mengikuti UKW ini, rekan-rekan wartawan akan memiliki pemahaman yang komprehensif dan holistik tentang tugas, fungsi, serta tanggung jawab pers. Ke depan, SDM wartawan Aceh harus semakin mumpuni, berintegritas, dan mampu bersaing di kancah nasional,” ujar Mukhtar dengan penuh harap.

Kegiatan pembukaan berlangsung khidmat dan secara simbolis diresmikan oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Kominfo) Aceh, Edi Handra. Dalam arahannya, Edi menyampaikan apresiasi yang tinggi atas antusiasme para peserta yang rela meluangkan waktu untuk meningkatkan kapasitas diri.

“Saya melihat semangat luar biasa dari rekan-rekan wartawan yang hadir. UKW ini adalah investasi jangka panjang bagi karier jurnalistik. Dengan memiliki sertifikasi kompetensi, wartawan tidak hanya memiliki bekal teknis yang kuat, tetapi juga pemahaman etis yang matang. Saya yakin, setelah menamatkan ujian ini, kapasitas rekan-rekan akan semakin meningkat, sehingga berita-berita yang dihasilkan benar-benar berkualitas, terverifikasi, dan mencerdaskan masyarakat,” tegas Edi Handra.

Sinergi yang Berkelanjutan

Panitia pelaksana menjelaskan bahwa selama tiga hari ke depan, peserta akan dibekali materi pengayaan (pra-UKW) sebelum akhirnya menjalani ujian inti. Metode pengujian yang diterapkan mengacu pada standar nasional yang ditetapkan oleh Dewan Pers, sehingga kelulusan UKW ini menjadi tolok ukur resmi kompetensi seorang wartawan.

Kerja sama antara SPS Aceh dan LUKW Pikiran Rakyat ini dinilai sebagai langkah progresif dalam menjawab tantangan industri media yang kian dinamis. Dengan semakin banyaknya wartawan bersertifikat kompeten, diharapkan iklim pers di Aceh akan semakin sehat, objektif, dan terhindar dari pemberitaan hoaks atau provokatif.

Para peserta tampak serius mengikuti arahan awal dari para penguji, sesekali mereka bertukar pikiran dan pengalaman, menciptakan suasana belajar yang interaktif di tengah ruangan Hotel Diana yang kondusif. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu (29/8/2026), dan hasil kelulusan akan diumumkan setelah seluruh tahapan ujian rampung. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x