x

Kapolres Ajak Dislutkan Bersinergi Amankan Perairan dan Tingkatkan Ekonomi

waktu baca 3 menit
Kamis, 20 Agu 2026 03:34 53 Muhammad Pijay

MEUREUDU – Sikatkasus.com | Suasana kekeluargaan terasa hangat di Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kabupaten Pidie Jaya pada Kamis (20/8/2026). Di tengah hiruk-pikuk kesibukan birokrasi, terjalin sebuah silaturahmi yang sarat makna antara jajaran kepolisian dan para penggiat sektor bahari setempat. Kapolres Pidie Jaya, AKBP Tendri Wardi, S.Pt., S.I.K., M.H., secara khusus datang menjumpai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Fajri, S.Pi., dalam sebuah misi besar: memperkuat sinergi untuk menjaga kedaulatan laut dan menyejahterakan para nelayan.

Didampingi oleh Kasat Intelkam AKP Rusdiono, S.Sos., M.Si., dan Kapolsek Meureudu AKP Mustafa Kamal, S.Pd., Kapolres tidak hanya duduk manis di balik meja. Pertemuan yang berlangsung di Gampong Meunasah Balek itu menjadi ajang diskusi mendalam lintas sektor. Bukan sekadar basa-basi, mereka membahas peta jalan kolaborasi, mulai dari pengamanan wilayah perairan dari aktivitas ilegal hingga upaya nyata mendukung program pemerintah untuk memajukan hasil tangkapan laut masyarakat pesisir.

“Keamanan laut adalah fondasi utama. Jika perairan kita aman dari pencurian ikan atau pencemaran, otomatis hasil tangkapan nelayan meningkat dan kesejahteraan ikut terangkat,” tegas Kapolres Tendri Wardi dalam sambutannya. Ia menekankan bahwa polisi bukan hanya penegak hukum di darat, tetapi juga mitra strategis bagi para nelayan di laut. “Komunikasi yang baik antara kepolisian, dinas terkait, dan seluruh pemangku kepentingan adalah kunci. Kami hadir untuk mendengar dan mencari solusi bersama,” imbuhnya.

Setelah sesi diskusi yang penuh gagasan, rombongan langsung bergerak menuju lokasi strategis. Dengan langkah mantap, Kapolres dan Kepala Dinas Fajri menuju Kuala Meureudu untuk melakukan peninjauan lapangan. Di tepian muara, mereka menyaksikan langsung aktivitas kapal keruk yang tengah beroperasi. Kapal keruk tersebut diketahui merupakan bagian dari program strategis Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I yang bertujuan untuk normalisasi alur sungai dan pelabuhan.

Peninjauan ini bukan sekadar formalitas. Bagi Kapolres, melihat langsung kondisi muara dan aktivitas pengerukan adalah langkah vital untuk memastikan bahwa infrastruktur perairan benar-benar mendukung aktivitas nelayan. “Kami ingin memastikan bahwa setiap program pemerintah, termasuk pengerukan ini, benar-benar berdampak positif bagi masyarakat. Muara yang dangkal menyulitkan kapal nelayan melaut, sehingga kerja sama menjaga ekosistem ini harus melibatkan semua pihak,” ujar AKBP Tendri Wardi di sela-sela peninjauan.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 13.00 WIB itu berjalan dalam suasana aman, lancar, dan penuh keakraban. Bagi masyarakat Pidie Jaya, khususnya para nelayan, kehadiran langsung Kapolres di tengah mereka membawa angin segar. Ini adalah bukti nyata bahwa kepolisian hadir tidak hanya sebagai pengayom, tetapi juga sebagai motor penggerak kemajuan ekonomi bahari. Sinergi yang kokoh antara Polres Pidie Jaya dan Dislutkan diharapkan menjadi benteng pertahanan sekaligus mesin penggerak kesejahteraan bagi masyarakat pesisir di Kabupaten Pidie Jaya ke depannya. (CM Cek Mad)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x