x

JUMAT BERKAH: AIPDA JONNI RAHMAD SAMBANGI ALGHAZALI (8) YANG TINGGAL SEORANG DIRI DI PIDIE JAYA

waktu baca 2 menit
Sabtu, 22 Agu 2026 14:25 57 Muhammad Pijay

PIDIE JAYA – Sikatkasus.com |  Di tengah kesibukan tugas kepolisian, AIPDA Jonni Rahmad kembali menyempatkan diri menebar kebaikan di hari Jumat yang penuh berkah. Kali ini, ia mendatangi rumah sederhana di Blang Baro, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, untuk menjenguk dua anak piatu yang terpaksa hidup tanpa orang tua sejak usia dini.

KISAH DI BALIK KEPERIHATINAN

Al Ghazali Hasibuan (8) kini hanya tinggal bertiga dengan kakak perempuannya, Yusnita (16). Nasib tragis mulai menghampiri keluarga kecil ini sejak Al Ghazali masih berusia 2 tahun. Sang ibu meninggal dunia akibat kecelakaan yang merenggut nyawanya secara mendadak.

Sang ayah, yang tak mampu menahan kesedihan dan beban ekonomi, kemudian memutuskan merantau ke Meulaboh untuk bekerja serabutan. Namun sejak kepergiannya, kabar dari sang ayah pun tak pernah lagi terdengar.

KAKAK BERUSIA 16 TAHUN TERPAKSA JADI ORANG TUA

Di usianya yang masih sangat muda, Yusnita terpaksa mengambil peran sebagai tulang punggung keluarga. Ia harus merawat adik-adiknya seorang diri.

Selang 3 tahun setelah sang ayah pergi, kakak laki-laki mereka yang lain terpaksa putus sekolah karena tak mampu membiayai pendidikan. Kini kakak laki-laki itu merantau ke Aceh Jaya dan bekerja serabutan di tempat orang untuk menyambung hidup.

Yusnita sendiri saat ini duduk di Kelas 2 SMK Negeri 1 Bandar Baru, Pidie Jaya. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah adiknya, setiap hari ia bekerja menjual nasi goreng di warung milik orang lain di simpang jalan arah ke Cubo.

BANTUAN BERUPA BUKU DAN SEMANGAT

Di sela kunjungannya, AIPDA Jonni Rahmad menyerahkan bantuan berupa buku-buku pelajaran, alat tulis, perlengkapan sekolah, serta uang saku untuk keperluan harian Al Ghazali dan kakaknya.

“Semoga bantuan ini bermanfaat dan sedikit meringankan beban mereka. Teruslah semangat, jangan pernah putus asa,” ujar AIPDA Jonni saat memberikan semangat kepada kedua anak tersebut.

HARAPAN DI BALIK SENYUM

Meski hidup dalam keterbatasan, raut wajah Al Ghazali dan Yusnita tetap menunjukkan senyum tipis harapan. Mereka berdua masih terus berjuang demi masa depan yang lebih baik.

Dukungan dari berbagai pihak, terutama para dermawan dan aparat kepolisian yang peduli seperti AIPDA Jonni Rahmad, menjadi secercah cahaya di tengah gelapnya perjalanan hidup mereka.

Pewarta : CM Cek Mad

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x