x

Bupati: Narkoba Ancaman Serius Generasi Muda

waktu baca 3 menit
Rabu, 19 Agu 2026 02:32 179 Muhammad Pijay

PIDIE JAYA – Sikatkasus.com | Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar sambutan hangat bagi Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si, dalam kunjungan kerja yang berlangsung di Aula Pendopo Bupati, Selasa malam (18/8/2026).

Acara yang berlangsung khidmat tersebut dimeriahkan dengan prosesi peusijuk — tradisi tepung tawar khas Aceh sebagai simbol penyambutan dan doa keselamatan — yang diiringi lantunan selawat dari para undangan. Suasana kekeluargaan begitu terasa ketika seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, ulama, camat, kepala SKPK, hingga insan media turut hadir memeriahkan momen penting ini.

Bupati: Narkoba Ancaman Serius Generasi Muda

Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malsyi, MA, S.Sos, ME, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan Kepala BNNP Aceh. Menurutnya, kehadiran BNNP Aceh di Bumi Meureubo — julukan Pidie Jaya — merupakan angin segar dalam upaya memperkuat sinergi pencegahan penyalahgunaan narkotika.

“Kami berharap kunjungan ini menjadi awal yang semakin memperkuat kerja sama dan koordinasi dalam membangun Kabupaten Pidie Jaya yang aman, sejahtera, sehat dan bebas dari narkoba,” tegas Bupati di hadapan para undangan.

Bupati Sibral menekankan bahwa perang melawan narkoba bukanlah tugas pemerintah dan aparat penegak hukum semata. Ia mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bahu-membahu membentengi generasi muda dari jerat narkotika.

“Keluarga adalah benteng pertama. Setelah itu, ulama, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, hingga masyarakat di tingkat gampong memiliki peran strategis,” ujarnya.

Di Balik Kunjungan: Hubungan Emosional dengan Pidie Jaya

Suasana haru menyelimuti ruangan ketika Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani, mengungkapkan alasan personal di balik kunjungannya. Dengan nada penuh kehangatan, ia menuturkan bahwa Pidie Jaya memiliki ikatan batin yang erat dengan dirinya.

“Kakek dan nenek saya berasal dari wilayah Pidie Jaya. Jadi kunjungan ini bukan hanya tugas, tapi juga perjalanan emosional untuk mempererat hubungan dengan masyarakat di daerah leluhur saya,” ungkap Dedy Tabrani.

Pernyataan ini sontak mengundang tepuk tangan dan rasa haru dari para undangan yang hadir. Momen tersebut sekaligus memperkuat ikatan antara BNNP Aceh dan masyarakat Pidie Jaya dalam semangat kebersamaan.

Seruan Pencegahan dari Hulu ke Hilir

Dalam kapasitasnya sebagai Kepala BNNP Aceh, Dedy Tabrani menyampaikan pesan strategis tentang pentingnya pendekatan komprehensif dalam memberantas narkoba. Ia menekankan bahwa pencegahan harus dimulai dari lingkungan terkecil:

1. Keluarga sebagai benteng pertama pendidikan karakter
2. Sekolah sebagai lingkungan pembentukan perilaku
3. Gampong sebagai ekosistem pengawasan sosial
4. Masyarakat luas sebagai garda terdepan deteksi dini

“Kita ingin membangun kesadaran bersama bahwa persoalan narkoba adalah tanggung jawab kita semua. Pemerintah, aparat, ulama, tokoh masyarakat, keluarga dan generasi muda harus bergerak bersama,” seru Dedy dengan penuh semangat.

Ia berharap kunjungan kerja ini dapat menghasilkan langkah konkret dalam memperkuat program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Pidie Jaya.

Kondisi Pidie Jaya Pasca Bencana

Di sela-sela pembahasan narkoba, Bupati Sibral juga menyampaikan kondisi terkini Pidie Jaya yang masih dalam masa pemulihan pascabencana hidrometeorologi. Pemerintah daerah bersama Forkopimda terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk mempercepat pemulihan masyarakat.

“Kami berharap dukungan dari semua pihak agar masyarakat Pidie Jaya dapat segera pulih dan kembali menjalankan aktivitas seperti sedia kala,” ujar Bupati dengan haru.

Komitmen Bersama

Menutup acara, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya bersama Forkopimda dan BNNP Aceh menyatakan komitmennya untuk membangun kolaborasi berkelanjutan. Tujuannya jelas: menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bersih dari narkoba, serta melindungi generasi muda sebagai penerus pembangunan daerah dan bangsa.

Acara yang berlangsung hingga larut malam ini ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, meninggalkan semangat baru bagi seluruh elemen masyarakat Pidie Jaya untuk terus bersatu melawan ancaman narkoba.

“Insya Allah, Pidie Jaya akan menjadi kabupaten yang bebas narkoba,” pungkas Bupati dengan optimisme.

Pewarta : CM Cek Mad

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x